~ Catatan sampul manuskrip " Ãlfîyyah îbn Malîk "

karya Asy-Syaikh Muhammad Jamaluddîn bîn Abdîllah bîn Malik al-Thay /Ibnu Malîk.


Foto Luengputu Manuskrip Melayu Aceh.



Berikut adalah catatan unik yang terdapat pada sampul salinan naskah Alfîyah îbn Malîk di Pidie.
[1] Alhamdulîllahî wahdah wasshalatu wassalamu 'alã man lã nabiya ba'[dah] waba'd
[2] Adapun kemudian dari îtu maka inilah sekeping ke[rtas] yang termaktub dalamnya
[3] Sembah dan salam serta ta'dhîm dan takrîm wama' al madhah bîînayatîllah dan rabb-
[4] ar-rahîm daripada Teungku fulan îbn Teungku fulan yang duduk sekarang dalam negerî Aceh
[5] pada makam Teungku Syaikh fulan Hijrãtun nabî Saw. 1284
Konveksi 1284 H = 1867 M
Kitab tersebut pada bagian kolofon disalin oleh Tgk Muhammad Ghani orang Juluk Negeri Aceh. Juluk / Julok yang kita kenal sekarang adalah satu daerah di kab. Aceh Timur.
Saat ini yang terkenal di Julok adalah Dayah Bustãnul Hudã / Dayah Abu Paya Pasi yang berada di Jl. Banda Aceh -Medan, Gp. Alue Cek Doi, Kec. Julok, Aceh Timur.
Sampai saat ini belum banyak data yang diperoleh berupa naskah-naskah dari kawasan timur Aceh. Berbeda halnya dengan kawasan inti Pusat studi Islam Aceh yaitu Pidie, dan Aceh Besar yang memiliki potensi naskah terbanyak. Namun walau demikian, penelusuran harus retap dilakukan untuk memperoleh sebanyak mungkin data-data terkait sebagai sumber primer penulisan sejarah khususnya menuju "Rekontruksi Sejarah Aceh".
wãllãhu 'ãlam
Lueng Putu, 20 Jumadal Awwal 1438 H
Masykur bin Syafruddin ( Luengputu Manuskrip Melayu Aceh )

Post a Comment

0 Comments